Mahasiswa Magister Pendidikan Fisika Universitas Pendidikan Indonesia
Pada pertemuan ke empat ini dilakukan ujian ke-1, tentang
gelombang dan optik, dengan dua soal. Soal yang pertama tentang 3 jenis
gelombang, yaitu gelombang mekanik, gelombang radiasi listrik magnet dan
gelombang peluang kuantum. Pada soal ini ditanyakan tentang persamaan dan
perbedaan fisis ketiga gelombang tersebut, persamaan dan perbedaannya terletak
pada geraknya, perbedaannya terletak pada gerak molekulnya sehingga menentukan
ada tidaknya medium sebagai perantaranya, sedangkan pada gelombang peluang
kuantum merupakan peluang hadirnya benda tersebut jadi hanya bersifat matematis,
pada soal ini kami menjawab kurang lebih seperti jawaban bapak, hanya saja kami menggunakan bahasa
kami sendiri. Dalam soal pertama ini juga ditanyakan tentang radiasi listrik
magnet jika frekuensinya makin tinggi maka makin berbahaya bagi manusia, pada
ikhtisar jawaban dijelaskan antara hubungan variabelnya, namun pada jawaban
kami tidak kami hanya menjelaskan secara deskriptif saja. Soal selanjutnya
yaitu menjelaskan perbedaan untuk ukuran dampak radiasi pengion, ada satuan
becquerel, gray, dan sievert, untuk jawaban kami mengenai ini kami menjawab
sesuai dengan ikhtisar yang bapak berikan.
Soal kedua mengenai optik dimana ada sebuah bola kaca
dengan jari-jari R dan berindeks bias =2, dan berada di udara yang berindeks
bias=1. Sebuah lampu kecil S diletakkan pada jarak 3 R dari pusat bola itu.
Soal poin pertama dengan mengambarkan
pembiasan yang terjadi sesuai aturan Snellius.Poin kedua menanyakan tentang
bayangan kesatu dan kedua akibat pembiasan benda pertama. Poin ketiga sama
dengan poin kedua hanya saja pada bayangan ketiga, poin keempat menggambarkan
semua sinar bias pada poin sebelumnya. Poin lima menghitung letak pada bayangan
ke satu, dua dan tiga. Pada poin terakhir membandingkan antara hasil gambar
dengan hasil perhitungan. Pada soal nomor dua ini kami menjawab berbeda dengan
ikhtisar yang bapak berikan, hal ini karena presepsi kami tentang soal yang
salah, kami beranggapan bahwa sebuah berkas tersebut kami anggap sebuah benda,
jadi langsung menggunakan hukum Snellius, padahal seharusnya merupakan berkas
cahaya yang menyebar sehingga kurang tepat dalam penjabarannya.
Teori mengenai gelombang, terus mengalami perkembangan
dari teori Newton dan Huygens sampai pada teori Einstein yang terakhir tentang dualisme
gelombang, sebatas itu pengetahuan kami, menurut pendapat bapak, teori yang
manakah yang paling masuk akal dan dapat dibuktikan secara ilmiah, padahal
semua teori memiliki fakta pendukung masing-masing?
Materi ujian ini
tentang gelombang dan optik, sangat dapat mengukur pemahaman konsep, logika,
dan kaitan antara yang satu konsep dengan yang lain khususnya dalam hal ini
pada materi optik, ketika menjawab soal nomor dua, kami beranggapan bahwa
bentuknya semacam benda, karena kami terbiasa mengerjakan soal demikian padahal
setelah melihat ikhtisar baru teringat bahwa berkas cahaya yang dipancarkan
bersifat divergen (menyebar) karena pada suatu titik. Konsep tersebut merupakan
konsep awal ketika kita belajar tentang optika geometri. Hal yang kadang
diabaikan karena hanya sebatas teori dan bukan pada peneranpannya. Kasus-kasus
yang dihadirkan pada ujian ini sebenernya sederhana, akan tetapi kita kurang
memahami karena hal yang telah disebutkan sebelumnya.
Terkadang kita
menyikapi suatu soal dengan paradigma yang susah, padahal setelah melihat
ikhtisar dari kunci jawaban terlihat sangat sederhana dan mudah, dalam hal ini
pengaitan antara satu konsep dengan konsep yang lain dalam hal optik harus
baik.Kami menyadari kurang cermatnya memahami soal, sehingga menyamakan soal
seperti soal-soal yang biasa kami kerjakan. Hal ini tentu saja tidak benar dan
proses pembelajaran bagi kami bahwa pengaitan antara satu konsep dan konsep
yang lain serta hubungan teori yang benar sangat dibutuhkan.
Dari ujian kali ini kami memahami bahwa ketika kita menganggap bahwa hal kecil
tidak berarti padahal hal tersebut adalah hal yang krusial. Pemahaman konsep
yang kuat harus diterapkan dari sejak dini, sebagai seorang pendidik nantinya,
kami akan menerapkan pemahaman konsep fisika yang benar dan kuat.
gelombang dan optik
2015-07-27T18:35:00-07:00
Unknown
buku UNIVERSITAS|Cari Tahu|fisika|
Entri Populer
-
A. Perpindahan Kalor dengan cara Konduksi Ketika salah satu bagian logam bersentuhan dengan nyala lilin atau nyala api, secara otomati...
-
Hukum Dulong petit menyatakan bahwa, “ Kalor jenis dari zat-zat padat adalah 6kalori/g ramm olekul .” Pada awal abad ke-19, dua ilmuwan ...
-
REKRUITMEN PENDAMPING DAN OPERATOR PKH 2015 PENGUMUMAN NOMOR : 910/LJS.JS.SV/07/2015 REKRUTMEN PENDAMPING DAN OPERATOR PROGRA...
joint now
Labels
administrasi kerja
Alat Praktek
ATM berjalan
banjir uang
berita
biografi dbye
biografi dulong
biografi petit
BISNIS
bisnis online
bisnis online populer
bisnis online terbaru
Blog
Bruno Mars
BUKU BSE
Buku Fisika Gratis
buku UNIVERSITAS
Cari Tahu
Ceramah Pengajian
Ceramah Pengajian Kh. Anwar Zahid Lengkap
CN BLUE
daun sirih
David Guetta
debye
destilasi
Download Mp3
fisika
herbal
Hoki
HUKUM DULONG dan PETIT
HUKUM TERMIDINAMIKA II
HUKUM TERMODINAMIKA
II. KAPASITAS PANAS
Indikator pencapaian
internet
islam
jaringan
judika
K13
kajian
Karya tu;is
Kata Hati
Kerispatih
Kh. Anwar Zahid
Komputer
Laboratorium
LAGU INDO
LAGU LUAR NEGERI
lamaran kerja
Linkin Park
lks
lowongan
LOWONGAN PKH 2016
Management Lab
Maroon 5
Masa depan
materi
media video
Model Pembelajaran
motivasi
MP3 GRATIS
multimedia
Muse
music Rock
NOAH BAND
pendidikan
penerapan
PKH 2016
powerfull200
sakit mata
SHEILA ON 7
Simulasi
Skripsi
soal-soal
software
tarbiyah
teknologi
Tradisional
Tujuan Pembelajaran
uang gratis
ungu
Universitas Dehasen
wifi