banner

vektor


Disusun oleh: Fatmawati (1303017)
Mahasiswa Magister Pendidikan Fisika Universitas Pendidikan Indonesia

*         Intisari kuliah Selasa, 1 April 2014
Pertemuan kali ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya yang dimulai dengan pembahasan vektor. Vektor dibagi menjadi dua yaitu:
1.     Polar    : Gaya, medan listrik, posisi, medan gravitasi
2.     Aksial   : Medan magnet, sudut, percepatan sudut.








Percepatan pada suatu benda dipengaruhi oleh gaya dan massa benda tersebut.
Filsafatnya: bahwa di alam ini yang berasal dari bentuk sederhana kadang-kadang dapat menghasilkan bentuk yang sederhana lainnya yang lebih luas.
Filsafatnya: ada dunia yang lebih abstrak untuk memaparkan masalah dengan cara yang lebih canggih, karena jika ada masalah dapat diselesaikan dengan solusi yang lebih canggih untuk kemudian dihadirkan ke dunia nyata.
Pada abad 19 : Josiah Willard Gibbs ialah fisikawan matematika penemu analisis vektor Dan Maxwell ialah pengembang vektor, dengan vektor ia dapat memberikan solusi-solusi cerdas untuk permasalahan yang rumit.

*         Pertanyaan Bagaimanakah prosedur metode analisis yang digunakan dalam filsafat?
ü Berangkat dari keragu-raguan metodis maka diyakini tidak ada yang diyakini benar. Karena itu kita tidak boleh tergesa-gesa dan berprasangka. Kita hanya menerima kebenaran yang betul- betul sejalan dengan akal.
ü Urailah materi yang telah ditelaah itu menjadi beberapa bagian untuk membantu memecahkan persoalan,
ü Berfikir dengan memahami sesuatu atau bagian yang mudah dan sederhana terus bergerak memahami sesuatu yang lebih kompleks dan relatif. Maka sampailah pada sesuatu yang bersifat universal sebagai suatu kepastian.
*         Hasil Refleksi Materi Besaran dibagi menjadi 2 yaitu besaran skalar dan besaran vektor. Dimana besaran vektor dibagi lagi menjadi vektor polar dan vektor aksial. Momen magnetik merupakan suatu vektor aksial (axial vector). Vektor aksial (seperti kecepatan angular, momentum angular, torque dan medan induksi magnetik) bisa didapat melalui perkalian vektor antara dua vektor polar (seperti momentum linear, jarak dan gaya). Perbedaan antara kedua vektor tersebut terutama pada operasi simetri inversi dan refleksi. Operasi simetri dalam vektor aksial bisa dipermudah dengan menggambarkan vektor tersebut sebagai besaran yang mempunyai arah sebagai konsekuensi darii muatan listrik yang bergerak melingkar.
*         Batasan keberlakuan materi Batasan keberlakuan materi kali ini, yaitu pada materi mengenai macam-macam besaran, pembagian dari besaran vektor beserta syarat dan contohnya pada gerak melingkar yang mengkaitkan dengan sistem koordinat (x,y,z), radian, Hukum II Newton, aliran arus dan perkalian vektor dimana (vektor . vektor = skalar) sedangkan (vektor x vektor = hasilnya mirip vektor) serta 3 komponen vektor yang memiliki sifat konstan = Fx2 + Fy2 + Fz2.
*         Common good  Pada materi ini, bagi kami untuk dapat memahami butuh ‘renungan’ terlebih dahulu. Wajar memang jika fisika dikatakan sulit. Tetapi tidak ada alasan untuk tidak menyukai pelajaran fisika, karena ternyata belajar fisika itu sebenarnya asyik dan menyenangkan. Jika saya telah terjun sebagai pendidik, saya akan menyampaikan materi dengan bahasa sesederhana mungkin dan berusaha memberikan kesempatan kepada siswa/mahasiswa untuk bertanya dan bereksperimen. Siswa mempelajari fisika bukan karena merasa tuntutan atau bahkan merasa terjebak melainkan memang merasa fisika itu menantang dan tertarik untuk mempelajarinya.


Entri Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

joint now

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme
Terima kasih atas kunjugan dari para pencari ilmu sekalian, semoga apa yang kami tulis dapat berguna bagi anda.http://mediaolinefisika.com, jangan lupa komentarnya.karya WINARNO,M.Pd.Si dalam inovasi media pembelajaran