banner

Cara menghitung keliling bumi



Disusun oleh: Fatmawati (1303017)
Mahasiswa Magister Pendidikan Fisika Universitas Pendidikan Indonesia

 Eratosthenes menghitung bayangan yang ditimbulkan oleh tiang-tiang batu di luar museum. Karena ia tahu ketinggian tiang-tiang batu itu, ia dapat membayangkan garis dari puncak tiang-tiang batu itu ke ujung bayangan, membuat bentuk segitiga. Setelah menggambar segitiga, Eratosthenes menggunakan rumus geometri ternyata kemiringan tiang-tiang batu itu memiliki kemiringan dari matahari sedikit di atas 70. Karena tidak terdapat bayangan pada tengah hari di daerah Syene di hari pertama musim panas, sudut di Syene 0 derajat atau tak ada sudut sama sekali. Hal ini berarti Alexanderia berjarak 70 lebih sedikit dari Syene sepanjang keliling bumi. Semua lingkaran memiliki sudut 3600, dan keliling bumi bukan perkecualian. Sudut 70 antara dua kota itu sekitar 1/50 lingkaran. Jadi Ertathones mengalikan jarak antara Syene dan Alexanderia sekitar 800 km dengan angka 50, dan mendapatkan hasil 40.000 untuk jarak keliling bumi. Para astronom modern juga membuktikan bahwa keliling bumi tepatnya 40.061 km.

Entri Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

joint now

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme
Terima kasih atas kunjugan dari para pencari ilmu sekalian, semoga apa yang kami tulis dapat berguna bagi anda.http://mediaolinefisika.com, jangan lupa komentarnya.karya WINARNO,M.Pd.Si dalam inovasi media pembelajaran