banner

Metafisika



Disusun oleh: Fatmawati (1303017)
Mahasiswa Magister Pendidikan Fisika Universitas Pendidikan Indonesia

A.  Segi termenarik yang ditemukan dalam jurnal
Penulis mengemukakan fisika berasal dari metafisika yang masuk akal dari sifat alam yang butuh penafsiran. Sebuah penafsiran dari banyak teori fisika berguna untuk formula yang tepat dalam menyatakan ontologi dan banyak penjelasan yang menyatakan hubungan dunia dengan pengalaman. Terutama metafisika penting dalam hal tersebut karena menafsirkan teori fisika bukan hanya kekedar alat yang menunjukkan sains dan dengan filosofi dapat menjelaskan secara implisit teori di dunia melalui pengalaman dengan analisis metafisika serta memperlihatkan yang mungkin menjelaskan celah yang menawarkan konflik antara gambaran fisika dan memperlihatkan gambaran dunia merupakan tipe tugas filosofi untuk terlibat pada kedua sains dan metafisika.
Ketertarikan tentang hal ini tersebar luas tentang hubungan antara metafisika dan sains yaiyu menunjukkan bahwa metafisika menjadi dianggap studi prioritas dari kemungkinan tempat dan sains mungkin menjadi pilihan diantara alternatif dibanyak tempat. Penulis mengkritik jenis keterbaruan dari sikap orang-orang fisika yang fanatik yang menggandakan bagian metafisika yang ditolak.
Perkataan metafisika berasal dari bahasa Yunani meta yang berarti selain, sesudah, atau sebalik, dan fisika yang berarti alam nyata. Maksudnya ialah ilmu yang menyelidiki apakah hakikat di balik alam nyata ini. Persoalannya adalah menyelidiki hakikat segala sesuatu dari alam nyata dengan tidak terbatas pada apa yang dapat ditangkap oleh pancaindra saja. Ilmu metafisika juga sering dinamakan ontology yang berarti ilmu hakikat. Dengan itu orang menyelidiki alam nyata ini bagaimana keadaan yang sebenarnya. Ilmu ini dianggap sangat penting karena dari pengalaman hidup manusia sehari-hari ternyata bahwa untuk melihat, mengukur, atau menghukumkan bagaimana keadaan yang sebenarnya dari suatu benda itu, maka manusia selalu dikacaukan oleh dua perkara: 1. Ketidaktetapan (relativitas) yang ada pada benda yang kita nilai, dan 2. Ketidaktetapan (relativitas) yang ada pada pancaindera kita sendiri.
Menurut obyeknya metafisika bisa dibedakan menjadi
1.     Metafisika di wilayah science (ontologi science) sebagai hukum-hukum alam, Menurut Francis Bacon yaitu entitas yang tidak bisa disentuh oleh pengamatan inderawi artinya realitas hukum-hukum alam di alam ini yang luput dari pengamatan panca indera, bertujuan untuk menjelaskan kenapa fenomena yang teramati dapat terjadi.
2.     Metafisika di wilayah mistik (ontologi mistik) yaitu sebagai konsep transendensi atau keimanan (khususnya kepada hal yang ghaib).
Fisika dan metafisika sebenarnya tidak terpisah, keduanya masih agak terjalin dan saling melengkapi.
B.   Spesifikasi Sumber
Jurnal dengan judul How to combine and not to combine physics and metaphysics by Mauro Dorato (2012) di Department of Philosophy, Università degli Studi Roma 3, Viale Ostiense 234, 00144, Rome, Italy, dorato@uniroma3.it atau bisa di download pada link http://philsci-archive.pitt.edu/9132/1/howtocombine dorato1final.pdf.
C.  Pertanyaan Apakah sebenarnya hubungan ilmu filsafat tersebut dengan ilmu fisika?
 filsafat mencakup “segalanya”. Filsafat datang sebelum dan sesudah ilmu pengetahuan; disebut “sebelum” karena semua ilmu pengetahuan khusus mulai sebagai bagian dari filsafat dan disebut “sesudah” karena ilmu pengetahuan khusus pasti menghadapi pertanyaan tentang batas-batas dari kekhususannya.
D.  Refleksi materi Metafisika adalah studi keberadaan atau realitas, Cabang utama metafisika adalah ontologi, studi mengenai kategorisasi benda-benda di alam dan hubungan antara satu dan lainnya. Ahli metafisika juga berupaya memperjelas pemikiran-pemikiran manusia mengenai dunia, termasuk keberadaan, kebendaan, sifat, ruang, waktu, hubungan sebab akibat, dan kemungkinan. Sedangkan Alam Fisika adalah sains atau ilmu tentang alam dalam makna yang terluas. Fisika mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu. Para fisikawan atau ahli fisika mempelajari perilaku dan sifat materi dalam bidang yang sangat beragam, mulai dari partikel submikroskopis yang membentuk segala materi (fisika partikel) hingga perilaku materi alam semesta sebagai satu kesatuan.
E.   Batasan keberlakuan materi Ilmu dalam jurnal ini akan terus berlaku hingga waktu yang panjang. Dalam jurnal ini hanya membahas tentang mengenai hubungan antara fisika dan metafisika. Metafisika di wilayah science (ontologi science) sebagai hukum-hukum alam, dan metafisika di wilayah mistik (ontologi mistik)
F.   Common good Ilmu dianggap sangat penting karena dari pengalaman hidup manusia sehari-hari ternyata dapat untuk melihat dan mengukur. Fisika dan metafisika tidak terpisah, keduanya masih agak terjalin dan saling melengkapi. Kami akan menyebarkan ilmu-ilmu yang bermanfaat, sekecil apaun ilmu tersebut.

Entri Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

joint now

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme
Terima kasih atas kunjugan dari para pencari ilmu sekalian, semoga apa yang kami tulis dapat berguna bagi anda.http://mediaolinefisika.com, jangan lupa komentarnya.karya WINARNO,M.Pd.Si dalam inovasi media pembelajaran