banner

Tips Praktis Memaksimalkan Kecerdasan


Disusun oleh: Fatmawati (1303017)
Mahasiswa Magister Pendidikan Fisika Universitas Pendidikan Indonesia

Dalam hidup ini, kita sebaiknya berusaha untuk mengoptimalkan segala yang ada. Salah satunya adalah dengan mengoptimalkan talenta yang telah Tuhan percayakan kepada kita. Ingatlah, semakin besar kepercayaan yang diberikan akan semakin besar pula tanggung jawab kita untuk mengembangkannya serta semakin besar juga pertanggungjawaban yang harus kita berikan nantinya. Berikut ini adalah beberapa tips praktis yang barangkali bisa menjadi panduan bagi kita untuk memaksimalkan talenta dalam hidup kita.
1.     Temukan dahulu apa sebenarnya talenta hidup kita.
Bagaimana cara menemukannya? Bisa dengan berbagai alat bantu (tes bakat atau tes kecerdasan majemuk) hingga gonta-ganti pekerjaan (trial and error) yang diikuti dengan evaluasi diri secara serius.
2.   Teruslah belajar.
Kata kuncinya adalah keep learning keep growing. Bacalah terus buku-buku yang ada hubungannya dengan talenta kita sekalipun sebagian besar isinya barangkali telah kita ketahui. Carilah bagian yang kita belum tahu atau paling tidak anggaplah itu sebagai reminder. Bacalah majalah, artikel, nontonlah video lesson atau dengarkanlah audio lesson dari topik yang menjadi talenta kita.
3.   Mentoring.
“Orang yang bodoh adalah orang yang tidak belajar dari pengalaman. Orang yang cerdas adalah orang yang belajar dari pengalamannya sendiri namun orang yang bijaksana adalah orang yang belajar dari pengalaman orang lain.”. Mentor adalah personal yang mengasihi kita, mau berbagi dengan kita dan ia telah mencapai apa yang baru hendak kita capai. Dalam hal mengembangkan talenta, carilah mentor yang memiliki talenta yang sama dengan Anda.
  1. Bangun impian berdasarkan talenta kita.
Seringkali seseorang tidak mencapai impiannya karena ia tidak memiliki pondasi impian yang kuat. Nah, pondasi yang kuat adalah talenta kita.
  1. Miliki sikap yang benar terhadap kegagalan.
Dalam hidup ini kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan. Kita juga tidak selalu menemukan jalan mulus menuju puncak. Perjalanan ke puncak selalu mendaki dan melelahkan. Kadang-kadang kita bisa terjatuh. Yang menjadi masalah, bukanlah berapa kali kita jatuh namun apakah kita bersedia bangkit ketika jatuh? Ketika gagal, lakukan evaluasi secara serius mengenai sebab kegagalan (tidak ada gunanya menyalahkan situasi, nasib, orang lain apalagi menyalahkan Tuhan). Evaluasi juga akan sangat baik jika melibatkan orang yang lebih tahu atau lebih berpengalaman, salah satunya adalah mentor kita.
  1. Komunitas talenta.
Komunitas adalah tempat di mana talenta kita bisa berkembang dengan baik. Dalam komunitas kita bisa saling belajar, berbagi, mengingatkan dan menguatkan. Komunitas dapat berupa komunitas di dunia nyata atau on line, misalnya lewat mailing list atau situs jejaring sosial lainnya.
7.     Temukan tempat untuk mempraktekkan talenta Anda.
Buat apa mengembangkan talenta jika tidak pernah digunakan? Sebagus apa pun sebuah kapal, ia tidak akan banyak berguna jika hanya bersandar di pelabuhan. Sebagus apa pun sebuah anak panah, ia tidak akan banyak manfaat jika hanya menjadi alat pajangan di ruang tamu. Demikian juga talenta, semakin sering digunakan akan semakin tajam dan berkembang talenta kita.

Entri Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

joint now

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme
Terima kasih atas kunjugan dari para pencari ilmu sekalian, semoga apa yang kami tulis dapat berguna bagi anda.http://mediaolinefisika.com, jangan lupa komentarnya.karya WINARNO,M.Pd.Si dalam inovasi media pembelajaran