banner

Kesulitan Belajar


Disusun oleh: Fatmawati (1303017)
Mahasiswa Magister Pendidikan Fisika Universitas Pendidikan Indonesia

            Hingga saat ini tidak mustahil kita temukan seseorang mengalami kelemahan pada kecerdasan majemuk. Kelemahan itu berhubungan dengan masalah belajar, sering ditemukan sekelompok siswa yang memiliki kelemahan seperti tidak memiliki keterampilan bersandiwara, menyanyi, menari, bercerita, bermimpi, mengungkap perasaan, dan berfikir jernih. Nyarisnya bilamana individu memiliki kelemahan belajar justru ia menyembunyikan. Dalam banyak hal seseorang yang mengalami kesulitan belajar di sebut sebagai tidak mampu belajar (learning disabilities). Kelompok individu ini bukan disebabkan oleh kerusakan pada syaraf otak melainkan mengalami banyak kesulitan dalam satu bidang akademis atau lebih. Sering ditemukan kelompok siswa tidak mampu membaca, menulis, berhitung, ataupun melakukan fungsi akademis lainnya, namun mempunyai kecerdasan rata-rata atau di atas rata-rata. Ada beberapa jenis atau macam kesulitan belajar, yaitu:  learning disorder, learning difunction, slow learner, dan underachiever.
            Teori kecerdasan majemuk menyajikan suatu model yang memaknai semua ketidakmampuan belajar yang dialami seseorang. Teori itu mengatakan bahwa ada ketidakmampuan belajar tertentu pada setiap kecerdasan. Karena kebudayaan Amerika sangat berorientasi pada kecerdasan linguistik dan logis-matematis, maka sebagian besar ketidakmampuan belajar yang menjadi pusat perhatian masyarakat cenderung berkisar pada keterampilan nalar dan verbal: disleksia (kesulitan membaca), disgrafia (kesulitan menulis), diskalkulia (kesulitan berhitung), dan masalah-masalah akademis, kinestetik-jasmani, dan spasial, bahkan ketidakmampuan dalam kecerdasan intrapersonal.
Berikut daftar pemeriksaan kesulitan belajar :
Linguistik:
___ Seringkali saya mengalami kesulitan dalam memahami apa yang saya baca.
___ Saya menghadapi kesulitan menerjemahkan gagasan saya ke dalam kata-kata tertulis.
___ Seringkali saya tidak mengucapkan kata-kata baru sebagaimana seharusnya.
___ Saya sering merasa kesulitan mengeluarkan kata yang pas untuk menggambarkan sebuah benda, situasi, atau gagasan.
___ Cara membacanya seperti anak tingkat sekolah dasar karena saya kesulitan memecahkan kode kata-kata yang tercetak.
___ Seringkali saya dikoreksi orang lain (atau takut dikoreksi) karena ungkapan yang menyalahi tata bahasa dalam tulisan atau pembicaraan saya.
Kesulitan linguistik yang lain:……………………………………………………

Logis-Matematis:
___ Saya mempunyai kesulitan untuk mencocokkan saldo cek saya.
___ Saya mudah bingung apabila seseorang menjelaskan sebuah konsep ilmiah.
___ Seringkali saya membuat kesalahan jika menghitung penjumlahan sederhana.
___ Saya mempunyai kesulitan di sekolah dalam menguasai mata pelajaran pasca aritmatika seperti aljabar atau trigonometri.
___ Saya kurang menyukai berita-berita halaman bisnis surat kabar karena berita ekonomi atau keuangan membuat saya bingung.
___ Biasanya saya menjadi bingung jika mengerjakan teka-teki asah otak yang membutuhkan pemikiran logis dalm buku teka-teki.
Kesulitan logis-matematis yang lain:…………………………………………………

Musikal:
___  Saya menghadapi kesulitan menyanyikan sebuah lagu.
___  Saya menghadapi kesulitan mengikuti irama musik.
___  Saya mempunyai kesulitan mengenali bagian musik yang tampaknya akrab bagi keluarga dan teman saya.
___  Saya merasa sulit menikmati musik.
___  Hanya sedikit lagu (atau tak ada satu pun) yang betul-betul saya ingat.
___  Saya akan menghadapi kesulitan besar menyebut nama alat musik yang sedang dimainkan dalam sebuah lagu ( misalnya cello atau biola).
___  Saya akan menghadapi kesulitan mencocokkan suara saya dengan suara nada piano.
Kesulitan musikal yang lain:…………………………………………………………

Kinestetik-Jasmani:
___ “Jari jempol saya semua” jika menyangkut melakukan sesuatu yang membutuhkan koordinasi motor yang amat halus (misalnya jahit-menjahit, pekerjaan tangan, dan sebagainya).
___  Saya tidak mampu melakukan koordinasi di lapangan atletik.
___  Saya mempunyai kesulitan besar mempelajari langkah tarian baru.
___  Saya enggan menyentuh benda di sekeliling saya.
___  Saya mempunyai kesulitan besar dalam mengungkapkan gagasan saya lewat gerak  tubuh (dalam tebak kata, berakting, berpantonim, dan sebagainya).
___   Saya relatif tidak menyadari tubuh saya.
___  Saya canggung bila melakukan gerakan jasmani sederhana seperti berjalan, membereskan tempat tidur, atau mengatur meja.
Kesulitan kinestetik-jasmani yang lain:……………………………………………

Spasial:
___ Saya sulit melihat gambaran yang jelas dengan mata pikiran saya. 
___ Kadang-kadang saya tidak mengenali wajah orang yang seharusnya akrab dengan saya.
___ Saya menghadapi kesulitan menemukan jalan di kota atau gedung yang kurang saya kenal.
___  Kadang-kadang saya menghadapi masalah untuk mengutarakan mana kiri atau kanan.
___ Saya masih menggambar bentuk orang dengan bentuk batang korek api.
___ Saya buta warna atau mempunyai kesulitan lain dalam membedakan gradasi warna.
___  Saya mempunyai kesulitan meniru bentuk dan desain sederhana pada sehelai kertas.
Kesulitan spasial yang lain:…………………………………………………………

Interpersonal:
___   Saya sangat malu bila bertemu dengan orang-orang baru.
___   Saya seringkali mengalami kesalahpahaman atau bertengkar dengan orang lain.
___   Saya sering bersikap bermusuhan atau membela diri di depan orang lain.
___   Seringkali saya mempunyai kesulitan besar untuk berempati pada orang lain.
___   Pada waktu krisis, saya hampir-hampir tidak punya dukungan sosial.
___ Pada umumnya saya menjalani hidup tanpa menyadari interaksi antarpersonal yang berlangsung di sekitar saya.
___  Saya mempunyai masalah dalam “membaca” suasana hati orang lain, maksud, motivasi, dan perangainya.
Kesulitan antarpersonal yang lain:…………………………………………………

Intrapersonal:
___  Seringkali saya merasa rendah diri.                       
___  Saya mempunyai sedikit gambaran mengenai tujuan hidup saya.
___  Pada umumnya saya tidak menyadari bagaimana perasaan saya.
___  Seringkali saya takut ditinggalkan oleh orang yang akrab  dengan saya.
___  Saya tidak suka meluangkan waktu sendirian.
___  Saya mudah terganggu oleh peristiwa sederhana dalam hidup saya.
Kesulitan intrapersonal yang lain:…………………………………………………

Ada banyak orang yang memiliki kesulitan personal yang bisa tumbuh menjadi orang-orang besar yang diantaranya disajikan pada tabel 3.


Entri Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

joint now

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme
Terima kasih atas kunjugan dari para pencari ilmu sekalian, semoga apa yang kami tulis dapat berguna bagi anda.http://mediaolinefisika.com, jangan lupa komentarnya.karya WINARNO,M.Pd.Si dalam inovasi media pembelajaran